Denda Operasi Yustisi pelanggar Prokes Covid-19 selama April – Desember 2020 terkumpul Rp 4 Milyar

[Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H]

Surabaya | AbangPutih.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr Nico Afinta menjelaskan, bahwa penanganan Covid-19 di Jawa Timur ini ada beberapa struktur menghadapi Covid-19. Mulai dari Pemerintahan, dan Masyarakat yang satu sama lain bersatu menghadapi Covid-19.

Untuk itulah, perlu melakukan komunikasi dalam menghadapi Covid-19. Polda Jatim sendiri sudah melakukan tiga kegiatan yang memang menjadi konsentrasi dalam menghadapi Covid-19 diantaranya, Operasi Yustisi, pembentukan Kampung Tangguh dan Covid Hunter.

“Polda Jatim sendiri menjadi bagian struktur yang menangani Covid-19, sehingga kita sudah melakukan tiga hal untuk membantu Pemprov menangani penyebaran Covid-19 di Jatim”, kata Kapolda Jatim didampingi Kabid Humas Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat menghadiri Media Gathering bersama Gubernur Jatim membahas tentang ‘Antisipasi Dampak Natal dan Tahun Baru 2021 serta penanganan Covid-19’ dengan tema; “Covid-19 Tidak Mengenal Pangkat, Jabatan dan ada di sekitar kita”, yang dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (26/12).

Selain itu, operasi Yustisi dilaksanakan bersama-sama dengan pemerintah dan TNI, mulai dari bulan April sampai sekarang sudah ada 3.409 ribu kegiatan yang dilaksanakan selama tujuh bulan.

Dan ada 9 Juta teguran yang dilakukan bagi masyarakat yang belum mentaati Protokol Kesehatan. Selain itu untuk denda sebanyak Rp 4 milyard lebih. Kampung tangguh sendiri sudah tersebar 2.561 tersebar di seluruh provinsi.

“Sudah banyak teguran hingga denda dari Operasi Yustisi yang kami lakukan, sehingga diharapkan masyarakat tetap patuhi Prokes”, sebutnya.

Sementara itu, tim Covid Hunter tujuannya memindahkan orang yang tujuannya isolasi mandiri ke tempat karantina. Hari ini bersama dengan media untuk bersama sama menggaungkan bahwa Covid masih ada di sekitar kita.

“Sehingga Forkopimda Jatim Pemerintah, TNI dan Polri ini bisa melawan Covid dan bisa melewati bersama sama”, pungkasnya.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: