Berlaku mulai besok, berikut aturan PPKM di Surabaya

[Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, saat di Balaikota Surabaya]

Surabaya | AbangPutih.com – PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Jawa Timur bakal dilaksanakan serentak di 11 kabupaten/kota, mulai Senin (11/1) besok. Dan kota Surabaya menjadi salah satu dari 11 kabupaten/kota di Jatim yang akan melaksanakan PPKM.

“Kita sudah rakor, dan secara prinsip kita siap menghadapi itu (PPKM)”, ungkap Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, saat di Balaikota, (07/01), dilansir dari Kumparan.

Lebih lanjutnya, untuk pelaksanaan PPKM pada 11 hingga 25 Januari 2021, pengawasan untuk pengetatan aktivitas masyarakat akan dilaksanakan, terutama di tempat-tempat yang berpotensi adanya pemicu kerumunan.

“Pengawasan akan betul-betul kita laksanakan, terutama di tempat-tempat yang ramai, seperti pasar tradisional, dan di kampung-kampung”, ujarnya.

Mengantisipasi kekurangan tenaga pengawas di lapangan, pihaknya akan menerjunkan pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya.

“Nanti kan ada WFH (Work From Home). Nah 75 persen pegawai kita yang WFH dan tidak mempunyai komorbid akan kita perbantukan di lapangan”, katanya.

Sementara itu untuk kafe atau restoran yang masih diperbolehkan buka, pengunjung akan dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas. Nantinya, kata WS, kursi yang disediakan harus benar-benar sebanyak 25 persen.

“Kalau selama ini kan kursi yang tidak boleh diduduki diberi tanda silang. Tapi pada kenyataannya meski ada tanda silang ya tetap diduduki. Nantinya kursi yang disediakan ya harus 25 persen dari total kapasitas mereka. Ini nanti kita akan lakukan penyisiran, jadi tidak ada lagi bangku yang disilang”, jelasnya.

Sambungnya, “Terkait jam operasional pusat-pusat perbelanjaan, sesuai instruksi Mendagri juga akan dibatasi sampai jam 7 malam”, pungkasnya.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: