Nihil pelanggaran, Plt Wali Kota Whisnu bersama Forkompimda Surabaya lakukan sidak di hari pertama PPKM

[Plt Walikota Whisnu Sakti Buana bersama Forkompimda Surabaya ketika melakukan sidak di sejumlah mall di Kota Surabaya]

Surabaya | AbangPutih.com – Malam ini, Plt Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana bersama jajaran Forkompimda Kota Surabaya melakukan sidak di beberapa mall yang ada di Kota Surabaya, sidak ini dilakukan untuk mengecek penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hari pertama di Kota Surabaya, Senin (11/01) malam.

Fokus sidak terhadap beberapa tempat yang biasanya memicu kerumunan massa dalam jumlah banyak yang ada di dalam mall, harapan dalam sidak ini untuk penerapan pembatasan pengunjung telah terlaksana dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan.

Sosialisasi penerapan PPKM sebelumnya telah diberikan untuk pengelola mall, pemilik tenant serta kepada para pengunjung sebelum PPKM diterapkan. Sedangkan fungsi dari sidak ini untuk mengecek hasil sosialisasi sebelumnya.

“Untuk PPKM sudah tertib dalam pemantauan sesuai dengan keputusan Pemkot Surabaya harus bersih paling akhir jam 8 malam”, kata Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana.

Hasilnya, tidak ditemukan pelanggaran yang berarti. Pada hari pertama seluruh mal yang disidak sudah banyak yang persiapan tutup sesuai ketentuan yang berlaku paling lambat pukul 20.00 WIB.

Seiring dengan bersamaan kasus Covid-19 di Surabaya yang sudah semakin menurun, Whisnu berharap PPKM di Kota Surabaya nantinya tidak diperpanjang.

Surabaya merupakan pusat Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan dalam situasi pandemi ini Pemkot Surabaya harus tetap sinergi dan tetap berkoordinasi sepenuhnya dengan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, TNI dan Polri.

“Semoga PPKM di Kota Surabaya ini tidak diperpanjang dan untuk penerapannya, pemerintah Kota Surabaya harus tetap sinergi dan harus tetap koordinasi serta komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jatim, TNI dan Polri”, terangnya.

Disamping itu, pada pemberlakuan PPKM berikutnya tidak ada lagi sosialisasi dan akan langsung diberikan sanksi berupa denda, karena sebelumnya sosialisasi sudah dilakukan.

“Nantinya untuk setiap perbatasan di pintu masuk Kota Surabaya akan dilakukan sterilisasi dengan penjagaan oleh jajaran TNI, Polri serta Satpol PP Kota Surabaya, selain itu untuk setiap hari akan tetap dipantau selama PPKM berlangsung”, pungkas Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: