Roadshow Safari Ramadan, Eri Cahyadi Sambang Warga Dukuh Kramat Wiyung Surabaya

[Keterangan searah jarum jam pukul 12: Eri Cahyadi bersama Warga Dukuh Kramat dan Takmir Masjid Al-Karomah Surabaya | Eri Cahyadi ketika memberikan statement setelah berbuka puasa bersama | Eri Cahyadi ketika telah membagikan sembako dan memberikan bantuan kursi roda secara simbolis]

Surabaya | AbangPutih.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi hadir kembali di tengah warga Kota Pahlawan saat sholat maghrib jamaah dan buka bersama dalam Roadshow Safari Ramadan 1443 Hijriah, Sabtu (09/04/2022) malam.

Pada malam Ke 8 Ramadan kali ini, Wali Kota Eri Cahyadi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membagikan sembako dan beberapa kursi roda di masjid Al-Karomah Dukuh Kramat, Kelurahan Jajartunggal, Kecamatan Wiyung Surabaya.

Setelah memberikan bantuan beberapa kursi roda kepada warga Dukuh Kramat secara simbolis, azan magrib pun berkumandang. Wali Kota Eri Cahyadi bersama warga setempat menunaikan salat maghrib berjamaah, lalu melaksanakan buka puasa bersama.

Selama Roadshow Safari Ramadan seminggu ini, Wali Kota Eri Cahyadi tak henti-hentinya mengingatkan kepada segenap jajaran camat, lurah, RT/RW hingga warganya agar tidak segan untuk melapor ketika ada tetangga, kerabat dan sanak saudaranya yang mengalami kesusahan.

Eri Cahyadi juga menegaskan, bantuan itu sudah semestinya diberikan oleh Pemkot Surabaya kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang membutuhkan.

“Saya nyuwun tolong kepada panjenengan semua (minta tolong kepada seluruh warga Surabaya), begitu juga pak Lurah dan pak Camat, sampaikan kalau ada yang gizi buruk, bayi stunting, kemudian ada rumah tidak layak huni, ada warga yang butuh bantuan. Tolong pak RW dan pak RT sampaikan itu ke lurah dan camatnya,” tegas Wali Kota Eri Cahyadi saat memberikan statementnya secara terbuka masjid Al-Karomah Dukuh Kramat Surabaya.

Wali kota yang akrab disapa Cak Eri itu juga menekankan untuk saling bergotong royong dan mengutamakan rasa kekeluargaan, agar Surabaya menjadi bangkit kembali sebagai kota besar seperti sedia dulu kala.

Eri Cahyadi juga menjelaskan, bahwa 40 persen dari anggaran Pemkot Surabaya saat ini digunakan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi. Tujuannya adalah agar ke depannya di Kota Pahlawan tidak ada lagi pengangguran, MBR dan lain sebagainya.

“Ketika ada MBR yang belum dapat pekerjaan, kemudian ada warga kesusahan, itu tolong segera dilaporkan ke Pak Lurah dan Pak Camat. Jangan sampai banyak teori, sampaikan saja biar bisa segera ditangani,” imbuh Eri Cahyadi.

“Sedangkan, nanti UMKM dan koperasi itu yang mengerjakan harus warga Surabaya, jadi ke depannya seharusnya tidak ada lagi yang namanya MBR bahkan orang susah di Kota Surabaya ini,” pungkas Cak Eri selaku orang nomor 1 di Kota Surabaya.

Pada waktu dan tempat yang sama, Sunoko, S.sos selaku Ketua RW.04 Dukuh Kramat Surabaya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kepedulian Wali Kota Eri Cahyadi terhadap warganya.

“Kami sangat berterimakasih atas perhatian dan kepedulian Wali Kota Eri Cahyadi terhadap warga kami. Kami cuma memohon untuk rehab tempat wudhunya saja yang mungkin dari segi kondisinya sudah kurang layak di masjid Al-Karomah ini,” ungkap Sunoko, S.sos yang juga dikenal sebagai Tokoh Masyarakat dan Ketua RW.04 Dukuh Kramat, Kelurahan Jajartunggal, Kecamatan Wiyung Surabaya.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: