Sab. Apr 18th, 2026
[Iskandar Pribowo, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Surabaya, dan
founding media siber infodis.id]

Surabaya | AbangPutih.com – Industri media nasional tengah menghadapi tantangan besar di era digital. Baru-baru ini dikabarkan ratusan hingga ribuan pekerja media di tanah air terkena PHK (Putus Hubungan Kerja) massal.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Surabaya, Iskandar Pribowo, menyoroti dampak digitalisasi terhadap pendapatan media. Ia menyebut platform seperti Google, Meta, dan TikTok merebut pangsa pasar iklan media.

“Media kini sulit bersaing dengan platform digital asing yang menguasai iklan,” ujar Iskandar.

Ia menekankan perlunya langkah bersama untuk menyelamatkan industri media di masa depan. Iskandar menyerukan kolaborasi antara pelaku media, organisasi profesi, dan pemerintah. Ia berharap strategi bersama dapat mengatasi tantangan besar yang dihadapi industri pers.

Selain itu, Iskandar yang juga pemerhati pers di tanah air juga menyoroti dampak sosial dari PHK massal pada pekerja media. Menurutnya, badai PHK ini mengancam keberlanjutan karya intelektual wartawan yang berpengalaman.

“Kita akan kehilangan karya intelektual wartawan senior yang bernilai tinggi,” tegas Iskandar.

Ia menilai hal ini bukan sekadar soal angka, tetapi menyangkut nilai profesi jurnalistik.

Iskandar juga khawatir badai PHK akan mendorong munculnya era post-jurnalisme. Era ini, menurutnya, adalah masa di mana jurnalistik kehilangan verifikasi dan etika.

Selain itu, ia meminta dan mendorong perusahaan media memperhatikan nasib pekerja yang dirumahkan. Perusahaan harus memastikan transisi ini tetap menjaga martabat pekerja media.

Iskandar juga mendesak pemerintah dan asosiasi pers lainnya untuk ikut turun tangan membantu pekerja media. Langkah ini diperlukan agar kualitas informasi publik tetap terjaga dengan baik.

“Industri media harus segera beradaptasi menghadapi tantangan digitalisasi. Kolaborasi dan dukungan semua pihak menjadi kunci menyelamatkan masa depan jurnalistik di tanah air kita,” pungkasnya.

error: Content is protected !!