Rab. Jan 21st, 2026
[PKS Surabaya ketika menggelar program PKS Menyapa dalam Rakerda untuk menangkan Er-Ji]

Surabaya | AbangPutih.com – Dengan tema ”Kolaborasi Membangun Surabaya”, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Harris Hotel Surabaya, Minggu (03/11/2024) sore.

Dalam Rakerda ini dihadiri ratusan kader struktural, baik dari DPD, DPC (Tingkat Kecamatan), Ranting (Tingkat Kelurahan), maupun anggota legislatif (Aleg) PKS di DPRD Kota Surabaya yang menjadi platform strategis untuk pemenangan calon yang diusung PKS pada Pilkada Surabaya 2024, yakni pasangan Eri Cahyadi-Armuji (Er-Ji).

Ketua DPD PKS Kota Surabaya Johari Mustawan mengatakan, rakerda ini merupakan amanah dari DPP dan DPW untuk menyampaikan beberapa hal penting kepada seluruh Pengurus Daerah (DPD), Pengurus DPC dan Pengurus Ranting serta anggota Aleg PKS yang duduk di DPRD Kota Surabaya.

“Terkait evaluasi sampai pemilihan legislatif, baik diantaranya itu tingkat provinsi maupun tingkat pusat, sekaligus juga memberikan penugasan kepada aleg-aleg tingkat kota, tingkat provinsi maupun tingkat pusat untuk membantu memenangkan calon kepala daerah yang diusung PKS, termasuk untuk calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji,” katanya.

Selain itu, Bang Jo sapaan akrabnya mengatakan, desain masa depan partai, di mana pada 2025, PKS akan melakukan perubahan struktur kepengurusan, baik di tingkat pusat, provinsi, daerah maupun cabang.

“Sehingga ini adalah Rakerda terakhir di kepengurusan kami dan juga sebagai pondasi untuk ke depannya PKS agar menjadi salah satu partai yang diperhitungkan, khususnya di Surabaya, dan bahkan di tingkat provinsi maupun tingkat nasional,” jelas Bang Jo.

Selain itu, lanjut Bang Jo, juga memaparkan soal target politik nasional baik di tingkat daerah, tingkat provinsi, maupun tingkat nasional. Di antaranya, memenangkan calon kepala daerah yang diusung oleh PKS, salah satunya adalah Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji.

Di bidang organisasi, katanya, PKS akan menyiapkan kepengurusan di tingkat daerah maupun cabang. Karena itu, Pilkada Surabaya 2024 dijadikan ajang untuk konsolidasi struktur. Tidak itu saja, menurut anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya ini, dalam rangka pemenangan pasangan Er-Ji, PKS telah menyiapkan program “PKS Menyapa”. Pada program ini, setiap anggota PKS ditugaskan untuk menyapa 50 orang yang ada di tempat pemungutan suara (TPS).

“Ini adalah program konkret yang kita tunjukkan buat anggota PKS untuk ikut serta dalam memenangkan pasangan Er-Ji,” terang Bang Jo.

Dengan begitu, Bang Jo memastikan semua kader PKS bergerak dan mengajak warga Surabaya untuk datang ke TPS pada 27 November 2024 dan memilih pasangan nomor urut 1, yaitu Eri Cahyadi-Armuji.

Selanjutnya, jelas dia, arah kebijakan partai setahun ke depan, salah satu agendanya adalah bisa mensinergikan program PKS dengan program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya 2024-2029.

Kemudian berdasarkan konsolidasi internal, ternyata meski banyak nama-nama calon yang didiskusikan, tapi mayoritas menghendaki pasangan Er-Ji untuk melanjutkan kepemimpinan pada periode keduanya, 2024-2029. Ini tidak hanya sekadar subjektivitas dari partai, tapi juga melihat prestasi-prestasi Er-Ji selama menjabat 3,5 tahun.

Di antaranya, Er-Ji bisa membawa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di angka 83,99 persen. Ini sangat tinggi, sehingga Er-Ji terus bisa meningkatkan IPM bagi warga Surabaya.

Kemudian pertumbuhan ekonomi, di mana di tingkat nasional pada 2023 hanya mencapai 5,05 persen, dan Kota Surabaya bisa menembus 5,70 persen, di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

Untuk Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Surabaya pada 2021 mencapai 9,68 persen, kemudian turun menjadi 6,76 persen pada 2022. Angka ini mengalami penurunan 0,86 poin dibandingkan dengan2023. Diharapkan, ketika Er-Ji bisa melanjutkan di periode keduanya bisa turun lagi di angka yang lebih rendah untuk tingkat pengangguran terbuka.

Bahkan, jumlah penduduk miskin juga ikut turun. Pada 2021 mencapai 5,23 persen, tapi angka tersebut turun menjadi 4,65 persen di tahun 2023. Sementara penduduk miskin nasional masih 9,36 persen dan Provinsi Jatim 10,35 persen.

“Artinya Kota Surabaya masih lebih baik dibanding provinsi maupun nasional. Ini merupakan prestasi luar biasa. Dalam tempo 3,5 tahun, Er-Ji bisa menurunkan angka kemiskinan di Surabaya,” bebernya.

Diakui oleh Bang Jo, terkait pemulihan Covid-19, di mana bisa membuat dua rumah sakit darurat, 2.208 relawan memanggil dan lain sebagainya. Kemudian, soal program jambanisasi. Er-Ji sudah merealisasikan 11.000 jamban, sehingga warga Surabaya tidak ada lagi yang BAB (Buang Air Besar) sembarangan.

Tidak hanya itu saja, kasus stunting pada anak di Surabaya dalam waktu tiga tahun berhasil ditekan secara signifikan. Pada 2021 terdapat 28,95 persen kasus kini menjadi 1,6 persen kasus stunting.

“Ini adalah prestasi spektakuler menuju zero stunting. Semoga ketika menjabat periode keduanya, Er-Ji bisa memberikan kontribusi yang lebih banyak lagi dan ke depan PKS siap menyambut program-program Er-Ji,” ungkapnya.

Untuk itu, berdasarkan instruksi dari Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, maka seluruh pengurus DPD, pengurus DPC (31 kecamatan), dan pengurus Ranting (153 kelurahan) dan segenap anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKS melalui program “PKS Menyapa” siap mengajak konstituen Surabaya lebih dari 95 persen untuk mencoblos pasangan Er-Ji.

“Kita siap memenangkan paslon yang punya program jelas (pasangan Er-Ji), karena satunya (kolom kotak kosong) tak punya program,” pungkas Johari Mustawan, S.T.P., M.A.R.S., selaku Ketua DPD PKS Surabaya.

error: Content is protected !!