Rab. Jan 21st, 2026
[Ir. Mokhammad Najikh, M.M., Sekretaris DPRD Kabupaten Gresik]

Surabaya | AbangPutih.com – Suasana di kantor DPRD Kabupaten Gresik terasa mulai ramai adanya aktivitas kembali, pasca pelantikan yang mendekati pengesahan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), Selasa (17/9/2024). Dari pantauan awak media AbangPutih.com, mulai terlihat banyak mobil milik para wakil rakyat yang terparkir di halaman kantor DPRD Gresik di jalan raya K.H. Wakhid Hasyim No. 05, Kabupaten Gresik.

Menurut Ir. Mokhammad Najikh, M.M., selaku Sekwan yang menindaklanjuti berita sebelumnya mengatakan, untuk pembentukan AKD batas waktunya 1 bulan dari pelantikan. Menurutnya, masih ada waktu sampai 23 September dan sekarang pun sudah ada data yang semakin banyak yang masuk dari partai-partai.

“Wajar kalau ada 1 atau 2 yang belum masuk di meja kerja Sekwan. Kita juga percepat supaya segera bisa terbentuk fraksi-fraksi, untuk menentukan anggaran nanti di bulan November ini,” kata Mokhammad Najikh yang juga mantan Kadis DLH, ketika awak media konfirmasi dan berbincang santai di ruang kerjanya.

Sedangkan untuk sementara ini, DPRD Kabupaten Gresik menjelang penetapan AKD masih dinahkodai oleh H. Abdullah Hamdi, S.S., selaku Ketua Sementara dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Wakil Ketua Hj, Nur Sa’idah, S.E., M.M., dari Partai Gerindra.

H. Abdullah Hamdi, S.S., ditemui secara terpisah seraya juga menambahkan, untuk batas penetapan Ketua Definitif jenjang waktunya selama 30 hari dari pelantikan yang sudah dilaksanakan. Lalu AKD yang masih belum terbentuk secara definitif ini sudah dirapatkan secara internal.

“Jadi begini, untuk batas penetapan Ketua Definitif, jenjang waktunya selama 30 hari dari pelantikan yang sudah dilaksanakan. Lalu AKD yang masih belum terbentuk secara definitif ini sudah dirapatkan secara internal dan nantinya diberikan ke Provinsi yang pengesahannya hanya menunggu waktu,” ungkap legislator incumbent PKB dari Dapil III (Kedamean-Menganti), ketika ditemui awak media AbangPutih.com sedang berkumpul bersama sesama para anggota dewan.

Sewaktu awak media kebetulan juga bertemu kembali di ruang terpisah kantor lobby depan, dan meminta tanggapan terkait baliho Cabup Gresik “Bareng-bareng Cak Syahrul” yang terpampang dimana-mana, secara spontan dirinya menjawab dengan bahasa jawa ‘Nunggu nogo dino’, yang artinya tunggu hari yang tepat.

“Masih nunggu nogo dino mas,” tandasnya kepada awak media AbangPutih.com

By Pratomo

error: Content is protected !!