Jum. Jan 23rd, 2026
[KPU Surabaya ketika menggelar rapat kerja bersama para Pimpinan Media Massa]

Surabaya | AbangPutih.com – Pada Pilkada tahun 2024 ini, KPU Surabaya optimis partisipasi masyarakat lebih meningkat dibandingkan Pilkada sebelumnya. Hal itu dikatakan oleh Komisioner KPU Surabaya Subairi, ketika menghadiri rapat kerja bersama para Pimpinan Media Massa di seluruh Kota Surabaya.

Menurut Subairi, pada waktu 2024 ini masyarakat Surabaya telah kembali dalam kondisi normal, untuk memilih Wali kota dan Wakil wali kota serta Gubernur dan Wakil Gubernur, jika dibandingkan tahun 2020 lalu yang masih Covid-19.

“Kalau 2020 partisipasi pemilih sekitar 75% lebih, sementara 2024 jelas bisa lebih dari itu, apalagi pada Pemilu Februari sudah tinggi. Kita yakin pada Pilkada serentak nanti ini lebih meningkat partisipasi pemilihnya,” kata Subairi Komisioner KPU Surabaya, Kamis (11/07/2024) sore.

Subairi juga menambahkan, partisipasi masyarakat bukan saja tanggung jawab KPU dan Bawaslu tapi juga media yang turut membantu menggencarkan pemberitaannya.

“Bahkan KPU nanti melibatkan pelajar sekolah. KPU juga akan menggandeng seniman dan kalangan disabilitas untuk menggelar pentas seni budaya dalam mengkampanyekan pilkada serentak,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua PWI Jawa Timur, Mahmud Suhermono mewanti-wanti soal calon tunggal. Karena menurut Mahmud Suhermono, tiap parpol memiliki kader potensial sendiri yang bisa menjadi banyak pilihan. Mahmud justru meminta media massa secara aktif untuk mempertanyakan hal tersebut.

“Media massa harus berani mempertanyakan kader parpol yang potensial, agar calonnya lebih banyak dan bukan tunggal,” tegas Mahmud Suhermono, ketika turut hadir sebagai narasumber di acara rapat kerja KPU Surabaya bersama para Pimpinan Media Massa.

Disamping itu agar Pilkada berlangsung lancar dan kondusif, Mahmud pun menghimbau seluruh media massa agar selalu memberitakan secara positif untuk mengedukasi masyarakat.

“Agar pilkada berlangsung lancar dan kondusif, maka peran media massa juga sangat diperlukan, untuk selalu memberikan edukasi secara positif kepada seluruh masyarakat,” tandasnya.

error: Content is protected !!